Jumat, 21 November 2014

Suatu saat nanti

Dalam angan dan harapan selalu aku bayangkan sosok sempurna yang akan mengisi kekosongan hati ini. Menemani setiap langkah, menyempurnakan setiap detik waktu, dan menjadi pengingat lembut akan kesalahan-kesalahanku. Menjadikan semua indah, menjadikan semua mudah  dan menjadikan semua begitu sederhana dengan rumitnya kebahagiaan yang dia berikan. Iya, itu sebuah angan, sebuah harapan yang selalu aku bayangkan.

Bukan lagi cinta, bukan lagi sayang yang akan ku rasakan nanti, tapi kesempurnaan karena memiliki kamu yang mendamaikan, memiliki kamu yang membahagiakan, memiliki kamu yang menguatkan, memiliki kamu yang mengerti akan arti sebuah kesetiaan, memiliki kamu yang mengerti akan arti ketulusan, dan memiliki kamu yang mengerti akan arti sebuah pengorbanan. Iya, kamu belahan jiwa, bukan lagi cinta dan bukan lagi sayang, karena lebih dari itu, lebih murni dari itu.

Aku terima rasa sakit yang aku rasakan, aku terima penguji hati yang datang, aku terima semua luka selama ini, karena berusaha hanya untuk menemukan kamu belahan jiwa yang memang Tuhan takdirkan untukku. Kegagalan memang kadang membuatku jenuh, membuatku merasa ingin menyerah mencari kamu, dan merasa cukup mati perasaan ini, mati karena selalu disakiti oleh penguji hati hanya untuk menemukanmu.

Tapi aku harus kuat, kuat menerima semua ini, agar nanti saat aku bertemu kamu belahan jiwa, aku tak lagi rapuh dan tak lagi jadi pengeluh akan semua kekurangan kamu. Bersama kamu belahan jiwa, bersama dalam perbedaan yang akan kita persatukan, bersama dengan kekurangan yang akan saling melengkapi, dan bersama dengan kelebihan yang akan saling menguatkan.

Dengan rencana Tuhan, dengan skenario yang memang sulit untuk kita pahami, satu hal pasti janji Tuhan "Bahagia itu pasti dan bahagia akan datang pada saatnya". Suatu saat nanti, kita akan dipertemukan dalam cinta yang damai, yang saling mengisi, saling melengkapi, saling mengerti, saling memahami, saling berbagi, dan saling mencintai, yang sangat takut melakukan kesalahan yang akan membuat satu sama lain tersakiti, itu pasti suatu saat nanti.
Kuatkan aku Tuhan, bantu aku menjadi pribadi yang baik, bantu aku menjadi dia yang sabar, bantu aku jadi pribadi yang hebat, agar jodoh ku juga seperti itu. aamiin. :)
Suatu saat nanti................................................................................

Surat untuk mantan :)

Hai kamu, masih ingat aku, iya aku, seseorang yang mungkin dulu pernah ada di hati kamu. Mungkin kamu sudah lupa denganku atau mungkin kamu memang tidak pernah menyimpan aku di hatimu, menganggap aku hanya orang biasa yang dulu coba mendekati kamu. Ya, mungkin itu difikiran kamu. Tapi setidaknya orang biasa ini dulu pernah memenangkan hati kamu. :')

Trimakasih semua kenangan indah yang dulu pernah kamu berikan, trimakasih untuk senyum indah yang dulu selalu mengisi hari-hari ku, trimakasih untuk canda tawa yang dulu menyempurnakan rasa bahagia karna aku memiliki kamu, dan terimakasih sudah menjadi tempat berbagi cerita dan semua keluh kesahku. :')

Mungkin kini kamu sudah bahagia,bahagia selepas kepergianku. Dulu aku hanya jadi beban dalam hidup kamu, jadi seseorang yang bikin kamu ribet, jadi seseorang yang banyak ngatur, jadi seseorang yang harus selalu dapet kabar dari kamu, dan semua hal yang aku lakuin yang mungkin bikin kamu nggak nyaman. Tapi jujur itu semua aku lakukan karena aku sangat menyayangi kamu, takut kamu pergi, takut kamu berubah dan sangat takut kehilangan kamu. :')

Cerita sedikit ya, iya aku mau cerita sedikit tentang perasaan aku dulu ke kamu. Awalnya perasaan itu biasa aja, sampai aku sadar kalo aku bener-bener sayang sama kamu. Mungkin kamu bosen denger kata "Aku sayang kamu"  bosen aku sering bilang "I love you" . Aku nggak pernah bosen bilang itu karena aku nggak mau kamu lupa, mau kamu selalu inget, kalo aku bener-bener sayang sama kamu, dan aku bener-bener takut kehilangan kamu. :')

Tapi sekarang kisahnya berbeda, kamu menjalani kisah hidupmu dan aku menjalani kisah hidupku sendiri. Aku akan selalu ingat kamu, dan nggak mungkin pernah bisa aku lupakan seseorang yang dulu pernah mengisi hati ini. :')

Semoga kamu bahagia sekarang, jaga diri kamu baik-baik, maafin semua salah yang pernah aku lakukan, maaf semua luka yang aku berikan. Simpanlah aku dan kenanglah aku, sebagai seseorang yang dulu pernah ada di hati kamu, itupun jika kamu mau, atau kamu malah sudah menghapus semuanya.? iya itu hak kamu. :')

Slamat jalan seseorang yang dulu selalu mengisi hariku. Ini sedikit surat untukmu. :')

Much Love

Kamis, 20 November 2014

PROSES PENCARIAN :)

Kini aku masih dalam proses pencarian, iya mencari seseorang yang benar-benar pantas memenangkan hati ini. Berulangkali gagal membuatku merasa pesimis, akankah ada seseorang yang benar-benar mencintaiku tulus, tanpa melihat latar belakangku dan tanpa melihat siapa aku sekarang. Akankah ada dia yang mau menemani aku dari saat ini, dari bawah, meniti setiap anak tangga cobaan dan kesabaran dalam menggapai kesuksesan? Yah pertanyaan itu yang selalu ada dibenak ini.

Kini pencarian itu seakan mulai menjenuhkan, berulang kali mencoba pada dia yang telah memenangkan hati ini, namun dia buat gagal kembali. Akibat dari itu apa yang aku dapat, hanya rasa sakit, ya walau rasa sakit itu hanya sesaat dan tak bertahan lama, namun di balik rasa sakit ini ada kenangan yang dulu pernah ada, tak mungkin mudah dilupakan, atau aku sirnahkan begitu saja.

Masa-masa pencarian memang melelahkan, membosankan, menjenuhkan dan membuat aku jadi seseorang yang tak sabar. Menantikan janji Tuhan yang telah menetapkan dia sang pemenang hati, ia akan selalu aku tunggu dan pasti akan aku nantikan.

Akankah dia datang jika kita tak coba untuk mancarinya dan menemukannya?

Rencana Tuhan lah yang paling indah, dia yang menentukan kapan aku dan dia dapat bertemu hingga nanti aku dan dia dipersatukan dalam bahagia. ♡

Berusaha sudah aku lakukan, aku tak hanya menanti dan bersabar tanpa melakukan apapun. Sudah banyak usaha yang aku lakukan, terkadang berusaha mencaripun aku merasakan gagal, iya gagal karna bertemu dengan dia yang menguji hati, dia yang dikirim Tuhan untuk menguatkan hati ini.

Hanya Tuhan yang tau kapan waktu yang tepat untuk aku dan dia dipertemukan. Yang jelas pasti aku dan dia akan dipertemukan, aku akan terus berusah mencari dia yang pantas memenangkan hati ini dan akan terus berdo'a agar dia tidak pernah tersakiti dan dia akan menjaga diri. Karna saat ini, aku masih dalam proses pencarian dirinya. :)